Kamis, 07 Oktober 2010

LANGKAH KE-28


Hari ke 28

Aku mengetuk pintuMu

Di rumahMu aku bersimpuh

Dalam sujud panjang

Dalam diam

Dalam dingin dan kerasnya hati

Aku mengadu

Tahun lalu, dilangkah ke 28

Dalam sunyinya pagi

Aku limbung

Rumah itu goyah

Karena satu tiangnya rapuh

Mencoba menjejak dalam ketakpastian

Berusaha menggapai asa dalam ketakberdayaan

Lalu, langkah-langkah lunglai itu mencoba kembali bertahan

Hingga kini, hari ke 28

Aku kembali menyapaMu

DirumahMu

Mengadu

Berharap

Dengan segala pinta

Dengan semua asa yang tersisa

Jangan kau beri aku batu yang tak sanggup kulewati

Jangan kau beri aku gelombang yang tak mampu kulawan

Aku masih limbung

Dan masih berusaha menjejak

Kau yang Maha Berencana

Aku berserah

Untuk setiap detik yang terlewati

Aku berpasrah

Untuk setiap hal yang Kau beri

Langkah ke 28

Dan aku masih akan terus berjalan

Hingga ujung waktuMu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar